UAS-serambi-indonesia

30.000-an Warga Aceh Sambut Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad (UAS) belum lama dideportasi dari Bandara Internasional Hong Kong tanpa alasan yang jelas dari pihak berwenang di sana. Padahal UAS mendapat undangan resmi dari warga Indonesia di Hong Kong Selengkapnya »

museum-nasional-taiwan

Museum di Taiwan Resmikan Mushala Pertama

Museum Istana Nasional atau ‘National Palace Museum’ (NPM) yang terletak di Kota Taibao, Kabupaten Chiayi, Taiwan, bekerja sama dengan Asosiasi Muslim Taiwan meresmikan mushola pertama yang dibangun di dalam gedung pada Kamis Selengkapnya »

aksi-bela-palestina

Lautan Umat Islam Padati Kawasan Monas

Jutaan umat Islam memadati area tugu Monumen Nasional Jakarta, Ahad (17/12/2017). Mereka datang dari berbagai dari, bukan hanya dari Jabodetabek, namun dari luar daerah antusias mengikuti aksi Bela Palestina. Acara yang dikoordinasikan Selengkapnya »

Aksi bela Palestina

Demo Penolakan Ibukota Israel ke Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memindahkan Ibukota Israel ke Yerusalem menuai kecaman dan aksi demo umat Islam dari berbagai penjuru dunia. Di Indonesia ratusan ribu massa yang dikoordinir Partai Selengkapnya »

reuni-alumni-212

Temu Alumni Gerakan 212 yang Aman dan Tertib

Setahun yang silam, tepatnya pada 2 Desember, di kawasan Monumen Nasional, umat Islam dari berbagai elemen dan berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia memadati areal tersebut. Mereka menyemut hingga nyaris tak menyisakan Selengkapnya »

:: Islam

Islam

Meng-qashar Shalat, Ini Dia Syaratnya

Ketika dalam sebuah perjalanan yang jauh, tentunya kita memerlukan waktu yang lama pula. Permasalahannya ialah, bagaimana dengan kewajiban Muslim untuk melaksanakan shalat? Nah, dalam Islam permasalahan seperti ini sudah dijelaskan. Allah memberikan keringanan kepada hamba-Nya agar tetap bisa beribadah kepada-Nya.

Ketika di perjalanan, kita tidak memungkinkan untuk melaksanakan shalat, maka kita bisa mengqasharnya atau meringkas shalat (yang asalnya empat rakaat menjadi dua rakaat). Akan tetapi, tidak sembarangan kita melaksanakannya. Kita lihat dulu, apakah kita termasuk dalam syarat-syarat diperbolehkannya qashar. Lalu, apa sajakah syarat-syarat tersebut?

:: Iman

Inilah Ciri-Ciri Manusia yang Dicintai Allah Terdapat dalam Al-Qur’an

Setiap hamba Allah Subhanallahu wa Ta’alla menginginkan dirinya dicintai oleh Sang Pencipta. Hamba mana yang tidak berharap akan rahmat dan ampunan-Nya. Setiap hamba yang dicintai Allah Subhanallahu wa Ta’alla maka sudah pasti dengan mudah meraih ridha-Nya, diberikan ampunan-Nya, dikabul do’a-Nya, lebih lagi mendapat surga-Nya di akhirat kelak.

Untuk meraih harapan dicintai Allah tersebut, setiap umat Islam melakukan berbagai macam cara yang diperintahkan-Nya, dan tak lupa menjauhkan diri sejauh-jauhnya dari setiap larangan-Nya.


:: Rasulullah

Nabi Muhammad dan Gelar Al-Amin

Suatu hari, seorang kafir bercerita kepada Abu Jahal, “Sungguh kami saling bersaing dengan Bani Abdul Manaf. Mereka memberikan makan, kami juga memberikan makanan.”

“Mereka membawa barang, kami pun melakukan hal yang sama. Mereka berbuat baik, maka kami pun melakukan kebaikan. Sampai tatkala kami membagi hasil kepada para kafilah dagang, mereka berkata, Kami mempunyai seorang nabi yang mendapat wahyu dari langit. Kapan kami mendapatkan hal ini? Demi Allah, aku tidak akan pernah beriman, selamanya kau tidak akan membenarkannya!” (al-Mubarokfury: Shahih Sirah Nabawiyah, hal. 152)


:: Mukjizat

Ini Dia Manfaat Hirup Air ketika Wudhu

Ketika berwudhu, biasanya banyak orang yang asal-asalan. Maksudnya, berwudhu itu hanya sekadar basah saja. Padahal bukan itu maksud dari berwudhu. Ya, wudhu bukan untuk membasahkan anggota wudhu saja. Melainkan, agar diri kita suci dan bersih dari segala noda.

Nah, salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh seseorang ketika wudhu adalah saat menghirup air ke hidung. Ya, seharusnya air itu di hirup. Tetapi, banyak orang yang memasukkan jari saja ke hidung atau menyeka-nyeka ujung hidung.


:: Kabar

Mengaku Cabuli Anak Ratusan Kali Pendeta Jerman Hanya Dihukum Terapi

Seorang pendeta di Jerman dijatuhi hukuman mendekam di institusi perawatan kejiwaan selama delapan setengah tahun untuk 108 kasus pencabulan anak dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Pendeta berusia 53 tahun yang tidak diungkapkan namanya itu ditempatkan di tanahan klinik kejiwaan dan akan dibebaskan di masa mendatang berdasarkan hasil terapinya. Demikian diputuskan oleh pengadilan di kota Deggendorf, bagian tenggara Jerman, hari Kamis (22/2/2108) seperti dilansir DW.


MUALLAF

Dari Doa, Herman Sjr Temukan Beneran dalam Islam

Herman SJr memiliki sederet gelar akademik yang menandakan keilmuannya tak dira gukan lagi. Berbagai penelitian saintifik sudah dibuatnya. Di tengah upayanya mendalami berbagai riset, dia menemukan berbagai tanda kebesaran Ilahi yang membawanya kepada Islam. Doktor lulusan Universitas Sedona, Arizona, ini sejak kecil memang dididik untuk berpikir logis dan tidak membahas sesuatu tanpa fakta ilmiah. Dua

Kontak Kami

Bagi Anda yang ingin mengenal Islam