hapus-tato-2

Berlomba-Lomba Menghapus Tato

Ahad (20/1) menjadi hari bersejarah bagi puluhan warga Bekasi pemilik tato. Pasalnya, mereka secara sadar dan ikhlas rela menahan sakit demi menghapus tato permanen yang menempel di kulit. Beruntung, program hapus tato Selengkapnya »

Kisah Para Penghafal Al-Qur’an Selamat dari Tsunami

Achyar baru saja merebahkan dirinya untuk tidur, tiba-tiba dentuman keras terdengar seakan begitu dekat. “Boooooooooommm!!!”. Ia bangkit, tak lama kemudian keluar kamar. Di luar, ia mendapati anak-anak didiknya tengah dilanda kepanikan. Rupanya Selengkapnya »

free-uighur

Umat Demo Kedubes China atas Nasib Minoritas Muslim Uighur

Unjuk rasa yang diadakan bersama oleh beberapa organisasi massa, antara lain Persaudaraan Alumni 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Bang Japar, dan Front Pembela Islam (FPI) ini juga dihadiri sejumlah tokoh, Selengkapnya »

Masjid Kayu Berusia 650 Tahun di Turki Kembali Beroperasi

Setelah ditinggalkan selama puluhan tahun, sebuah masjid kayu berusia berabad-abad di wilayah Laut Hitam Turki kini dibuka kembali untuk tempat beribadah. Masjid Desa Ordu dibangun 650 tahun yang lalu selama era Seljuk Selengkapnya »

reuni-212-2018

Reuni 212: Lautan Umat Islam Membanjiri Kawasan Monas

Jutaan umat Islam, ada yang menyebut lebih dari 7 juta orang, memadati areal Monumen Nasional dan sekitarnya pada hari Ahad (2/12/2018). Mereka datang dari berbagai daerah yang membanjiri lokasi bersejarah itu dengan Selengkapnya »

:: Islam

Islam

Keutamaan Shalat Witir

Shalat Witir memiliki keutamaan yang besar. Nabi SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah yang Mahatinggi telah membekali kalian dengan satu shalat yang lebih baik bagi kalian dari binatang yang paling bagus, yaitu shalat Witir.

Dia menjadikannya untuk kalian antara shalat Isya sampai terbit fajar. (HR Abu Daud). Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW mengungkapkan, “Wahai orang-orang yang berpedoman pada Alquran, kerjakanlah shalat Witir karena sesungguhnya Allah SWT Witir (ganjil) dan menyukai Witir.”

:: Iman

Takut Sebagai Sumber Kekuatan

Orang beriman diliputi sayap-sayap takut (khauf), harap (raja’), dan cinta (mahabbah). Masing-masing sayap memperkuat iman dan kepada Sang Pencipta. Takut bukan ciri khas orang yang lemah. Takut justru menjadi sebab seseorang memperoleh kekuatan.

Orang yang takut di hadapan manusia maka akan lemah di hadapan orang lain. Orang yang menggigil takut saat bertemu seseorang maka akan dihinakan di hadapan orang tersebut. Namun, jika ia memosisikan takut pada tempatnya, tak ada lagi sesuatu pun yang membuatnya takut di dunia ini. Semakin ia takut, semakin ia berani.


:: Rasulullah

Kedermawanan Rasulullah SAW

Sayyidina Umar bin Khattab bercerita, suatu hari seorang laki-laki datang menemui Rasulullah SAW untuk meminta-minta, lalu beliau memberinya. Keesokan harinya, laki-laki itu datang lagi, Rasulullah juga memberinya.

Hari berikutnya, lelaki itu datang lagi dan kembali meminta, Rasulullah pun memberinya. Pada keesokan harinya, lelaki itu datang kembali untuk meminta-minta, Rasulullah lalu bersabda, “Aku tidak mempunyai apa-apa saat ini. Tapi, ambillah yang kau mau dan jadikan sebagai utangku. Kalau aku mempunyai sesuatu kelak, aku yang akan membayarnya.”


:: Mukjizat

Sebutan Buah Tin dalam Al-Quran

Tin adalah pohon yang berasal dari Tanah Arab dan menjadi kebanggaan bangsa Arab karena diber kahi. Ia dianggap sebagai pohon tertua yang dikenal manusia dalam sejarah kemanusiaan. Pada musim kemarau, buah tin dibuat untuk menu makanan yang lezat. Sedangkan pada musim hujan, buah tin diolah sebagai makanan kering yang sangat diminati.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Mukjizat Al Qur’an dan Hadis terbitan PT Sapta Sentosa, orang-orang Tunisia, Paraoh (Mesir Kuno), dan Yunani mengenal buah tin sebagai makanan se kaligus obat.


:: Kabar

Komunitas Ketimbang Ngemis Bali gelar Sedekah Nasi Jumat

Sekumpulan anak muda nampak begitu sibuk mengemas nasi bungkus, nasi daun, kue, dan air mineral dalam wadah kresek plastik di halaman parkir toko modern 24 jam di Jalan Dipenogoro Denpasar, Bali pada hari Jumat (15/02/2019) pukul 20.00 WITA.

Mereka asyik mengemas donasi nasi yang dibawakan langsung dari dermawan. Kumpulan anak mudai ini merupakan relawan dari Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) yang rutin setiap Jumat malam mengadakan kegiatan Sedekah Nasi, yang dibagikan untuk sosok-sosok kaum dhuafa.


:: Berita Islam

An error has occurred, which probably means the feed is down. Try again later.

MUALLAF

Berjuang demi Hidayah

Anto Wijaya (50 tahun) adalah seorang mualaf Tionghoa yang masuk Islam tiga tahun lalu. Perjuangan warga Jakarta ini memeluk Islam tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dia harus melewati perasaan bimbang tentang Tuhan ketika dia memeluk Kristen dan Buddha. Di dua agama terdahulunya, dia tidak menemukan keesaan Tuhan. Pencarian tentang ketuhanan tersebut mengantarkannya kepada agama Islam.

Kontak Kami

Bagi Anda yang ingin mengenal Islam