Sampaikan Kebaikan dengan Etika Rasulullah

Salah satu kaidah kebahagiaan bersama adalah bahwa senyuman itu memang hanya menempati bagian kecil dari wajah kita, namun ia sangat berpengaruh pada keseluruhan hati kita dan hati orang di sekitar kita.
Senyum kita sungguh mampu menghapus kesedihan kita dan menumbuhkan harapan-harapan hidup orang lain dengan catatan senyuman itu adalah senyuman yang sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen senyum.

Kaidah yang lain adalah penataan kalimat dan intonasi suara ketika berbicara sungguh sangat menentukan kebahagiaan bersama dalam sebuah pola hubungan. Jangan pernah ungkapkan kata-kata kasar yang meruntuhkan harga diri dan harapan masa depan orang lain walau yang disampaikan itu adalah benar, karena orang yang mendengarkan kita adalah manusia biasa yang masih berharap memiliki masa depan yang lebih baik.

Betul kata para ulama bahwa menyampaikan kebaikan adalah lebih baik dari pada mendiamkannya, namun semuanya harus dilakukan dengan etika yang diajarkan oleh Rasulullah. Niat, cara dan tujuannya adalah jelas sejiwa dengan kebaikan itu sendiri.

Catatan Terakhir: berharap sekali media massa mengikuti tata cara kesantunan islami dalam pemberitaannya sehingga bukan konflik dan keterpecahan masyarakat yang menjadi akibatnya melainkan pencerahan dalam makna yang sesungguhnya. (sumber: inilah/Ahmad Imam Mawardi/4/2/2015)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>