Lantunan Al-Quran, Buat Janin Bersujud

Kita patut berbangga hati memiliki pedoman yang begitu berarti. Al-Quran merupakan mukjizat terbesar. Apa yang terkandung di dalamnya bisa menjadi pemecah permasalahan dalam hidup kita. Jadi, seharusnya kita tak lagi bimbang dan risau dalam menjalani permasalahan kehidupan.

Bukan hanya isi kandungan yang bisa mendamaikan, ayat-ayat Al-Quran yang dilantunkan dengan penuh kesungguhan juga bisa menentramkan jiwa. Setiap kata dalam Al-Quran bisa membuat kita tenang. Seakan beban permasalahan yang sedang kita pikul begitu ringan. Jangankan bagi diri kita, bagi janin dalam kandungan pun merasakan ketenangan itu. Benarkah?

Mendengarkan suara Al-Quran kepada janin semenjak telinganya berkembang dan berfungsi dengan baik dapat menstimulus perkembangan kecerdasan janin. Kenapa? Karena alunan Al-Quran yang dibaca dengan tartil dan sesuai dengan tajwidnya memiliki frekuensi serta gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif.

Suara Al-Quran yang diperdengarkan kepada janin juga dapat mengurangi tingkat stres ibu dan janin. Keduanya saling berhubungan lho! Pada saat mengandung, bayi dan ibu terhubung secara fisiologis melalui tali pusat (plasenta). Saat sang ibu stres maka hormon kortisol (sebagai hormon kecemasan) akan diproduksi, secara tidak langsung akan masuk ke dalam plasenta dan menyebabkan janin juga mengalami stres. Sebaliknya, jika ibu dalam kondisi tenang dan relaks maka hormon kortisol akan sedikit diproduksi sehingga meminimalisir stres pada ibu dan bayi.

Seorang ilmuwan bernama Enrick William Duve pada tahun 1839 menyatakan bahwa gelombang suara rendah memiliki efek positif untuk seluruh sel tubuh manusia khususnya sel otak. Gelombang suara tersebut bernama gelombang alpha.

Sebuah video yang diunggah di situs youtobe berjudul ‘Bayi sujud dalam rahim ibu’ memperlihatkan proses seorang dokter yang melakukan penelitian dengan membandingkan posisi dan pergerakan janin sebelum dibacakan ayat suci Al-Quran dan setelah dibacakan ayat suci Al-Quran.

Subhanallah, janin seolah tidak asing dengan bacaan tersebut. Saat dibacakan ayat suci Al-Quran, janin langsung mengubah posisinya ke dalam posisi bersujud. Posisi sujud bayi terus dipertahankan sampai bacaan Al-Quran selesai. Padahal sebelumnya si bayi posisinya berubah-ubah terus tidak menentu.

Jadi, jangan ditunda-tunda lagi. Buat yang sedang hamil, atau para calon ibu yang sedang mempersiapkan diri menjadi seorang ibu, ayo kita niatkan untuk memulai memberikan pendidikan terbaik dengan mengenalkan calon anak kita kepada Allah SWT sejak dalam kandungan. Salah satunya dengan mendengarkannya firman-firman Allah yang merdu dan indah. (Sumber: “Tau Gak Sih Islam Itu Sehat?” Dr. Faza Khilwan Amna, MMR dan Dr. Hendri Okarisman/Penerbit: Aqwamedika/Islampos)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>