Kategori: Akhlak

Menahan Diri dari Menggunjing, Mudahkah?

Menggunjing seolah telah menjadi sesuatu yang lumrah di sebagian masyarakat. Hampir dalam setiap kesempatan, bergunjing mengenai orang lain, amatlah disukai. Bahkan, terasa kurang seru sebuah obrolan bila tanpa dibumbui tema yang satu ini.

Belum lagi di layar kaca, juga marak acara berformat gosip atau ngerumpi, sebutan lain dari menggunjing. Tayangan semacam itu justru sangat populer. Akhirnya, aktivitas tersebut tumbuh seperti tren, di kota maupun di desa.

Bersyukur tak Cukup Hanya Diucapkan

Tak terhitung sudah kita berucap syukur kepada Allah swt. Minimalnya 17 kali kita melakukannya dalam setiap hari yakni setiap kali kita mengerjakan salat wajib.

Lalu, apa sudah cukup menjadikan kita sebagai hamba yang bersyukur? Jawabnya tentu saja belum. Syukur itu tak cukup hanya diucapkan di lidah saja dengan mengucapkan hamdalah. Arti syukur yang sebenarnya adalah menasarufkan atau menghendaki nikmat yang diberikan Allah seperti apa yang dikehendaki dan diperintahkan oleh-Nya. Pendek kata, syukur adalah menjalani ketaatan kepada Allah sebagai pemberi nikmat.

Dosa Pertama Bernama Dengki

Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik Allah Swt. Dialah Allah, Dzat yang menghidupkan yang mati dan mematikan yang hidup. Dialah Allah, Dzat yang mencukupi seluruh makhluk di alam semesta ini secara tepat. Hanya kepada Allah kita berserah diri dan hanya kepada-Nya kita memohon perlindungan. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada kekasih Allah, baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, tentu kita sudah seringkali mendengar kisah kedurhakaan iblis kepada Allah Swt. Iblis membangkan terhadap perintah Allah yang memerintahkannya untuk sujud kepada nabi Adam a.s sebagai wujud penghormatan kepadanya dan ketaatan kepada Allah Swt. Akan tetapi iblis menolaknya karena kedengkian kepada nabi Adam. Iblis merasa dirinya lebih baik dibandingkan nabi Adam, karena ia tercipta dari api sedangkan nabi Adam tercipta dari saripati tanah.

Doa Rasulullah Agar Terhindar dari Sikap Malas

Imam Ibnu Hajar dalam kitab /Fathul Barri/ jilid XI menggarisbawahi, apabila penyakit hati itu telah menjangkiti manusia, maka ia akan mulai mendekati larangan Allah. Dia pun menjadi enggan untuk bertobat.

Untuk itu, Nabi SAW memberikan tuntunan doa bagi umatnya agar terhindar dari dua jenis sifat tercela tadi. Rasulullah SAW berdoa, ”Ya Allah, hamba meminta perlindungan kepada-Mu dari kecemasan dan kesedihan.”

Bahaya Menyebarkan Berita Hoaks

Kehadiran berita dusta hoaks yang tidak diketahui sumber dan kebenarannya semakin meresahkan. Tak jarang pula berita hoaks tersebut menyasar umat Muslim sebagai objek pemberitaan.

Sejatinya bahaya berita hoaks telah disinggung melalui firman Allah SWT dalam surah Al Hujarat ayat enam. Artinya, “Hai orang orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al-Hujarat: 6).