Kategori: Akhlak

Membesuk yang Sakit

Betul, saat ini, penulis dalam keadaan istirahat dan rehat total di Penang. Memiliki asa besar untuk segera mendapati pemulihan prima dan sehat yang sempurna. Terima kasih untuk doanya yang terus menguntai bagi kesembuhan penulis. Doa serupa yang berlimpah kebaikan untuk semua ikhwah.

Sama-sama dalam keadaan diuji dan diberi nikmat sakit oleh Allah. Namun, bukan berarti berkurang dalam beramal saleh. Sakit tidak menjadi penghalang dalam berbuat sesuatu yang indah di hadapan Allah. Amal saleh itu adalah membesuk saudara yang juga dalam keadaan sakit.

Mengelola Lidah, Sulitkah?

Kegaduhan sering kali mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika hal itu dilakukan dalam forum musyawarah maka sah-sah saja, dan mengindikasikan hidupnya suasana musyawarah.

Namun, jika kegaduhan itu dilakukan di luar musyawarah, apalagi di ranah publik, hal itu tidak hanya dapat menimbulkan fitnah dan gibah, juga dapat merusak tatanan kahidupan berbangsa.

Hiasi Diri dengan Rasa Malu

Sifat malu bagi perempuan adalah perhiasan, kehormatan, sekaligus jati diri yang utama. Karena, pada hakikatnya para kaum Hawa memiliki peran strategis dan krusial di tengah-tengah peradaban.

Luhur tidaknya sebuah komunitas masyarakat dan bangsa turut ditentukan oleh sejauh mana tingkat kesalehan para wanitanya. Dan, sejarah Islam membuktikan, kegemilangan peradaban Islam ditopang oleh akhlak dan kemuliaan para perempuan.

Agar Terhindar dari Virus Sombong

Imam al-Ghazali dalam mahakaryanya, Ihya Ulum ad-Din, menyatakan, ada beberapa cara mendeteksi dan mengetahui seseorang sedang terkena virus sombong. Pertama, kelebihan seseorang karena ilmunya, baik itu ilmu dunia maupun akhirat.

Bila ilmu sudah banyak dikuasai, tak jarang dia rentan menganggap orang lain bodoh. Kalau ada orang yang lebih hebat darinya, dia akan berusaha menolaknya. Orang seperti ini ingin selalu dihormati, terutama ketika tampil di keramaian. Dia selalu minta dilayani, pandai memerintah, dan banyak berbicara.

Hindari Berbohong Saat Berdagang

Dalam buku Ensiklopedi Adab Islam diuraikan, sikap mutlak yang penting ditekankan seorang pedagang ialah tidak berbohong dengan kondisi barang dagangannya. Termasuk keha rus an para penjual ialah memberikan informasi valid dan akurat perihal jual annya tersebut kepada pembeli. Rasulullah pernah bersabda kepada pedagang yang menyembunyikan makanan yang basah.

Konon, tindakan tersebut dilaku kan sebagian oknum pedagang sebagai modus penipuan, terutama memperberat timbangan. Riwayat yang di nukil Bukhari Muslim dari Abu Hu rairah menyebutkan Rasulullah ber sabda, “Mengapa engkau tidak meletakkan di bagian atas agar orang orang dapat melihatnya. Barang siapa yang melakukan penipuan, ia tidak termasuk golonganku.” Bila dengan sengaja melakukannya, ia berkewajiban memberikan ganti rugi atas tindakannya tersebut.