Kategori: Iman

Rahasia di Balik Takdir Allah

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah Swt. Tiada yang kuasa menjadikan malam dan siang, kecuali Allah. Tiada yang kuasa menghidupkan dan mematikan, kecuali Allah. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, di balik setiap peristiwa pasti ada hikmah. Karena tidak ada satupun kejadian yang Allah takdirkan itu terjadi secara sia-sia. Bagi orang yang tidak yakin kepada Allah mungkin akan sering berpikir bahwa berbagai kejadian di dunia ini tidak lebih dari sekadar hukum alam saja atau sekadar kebetulan. Namun, orang yang yakin kepada Allah, ia akan berpikir bahwa tidak ada yang kebetulan, semua terjadi atas kehendak Allah, di dalam rancangan dan kekuasaan Allah.

Kapan Allah Menolong Kita?

Tidak ada satu pun masalah yang terjadi kecuali atas izin Allah SWT. Semuanya ada dalam genggaman-Nya. Jika demikian, alangkah mudahnya bagi Allah untuk membuka jalan keluar bagi siapa pun yang sedang dirundung masalah.

Saat ini ada banyak persoalan yang mendera kita. Entah itu masalah pribadi, keluarga, pekerjaan, ataupun yang lebih luas dari itu. Dan, masalah terbesar adalah saat kita tidak mendapatkan pertolongan Allah. Seberat apa pun persoalannya akan menjadi ringan bila ditolong Allah. Meskipun persoalannya kecil, jika tidak mendapat pertolongan Allah maka akan terasa berat.

Munafik Merusak Iman

Bagaikan suatu penyakit, munafik merupakan salah satu dari penyakit yang menghampiri keimanan. Apabila terjangkit penyakit ini, maka termasuk ke dalam dosa besar. Nifak atau pelakunya disebut munafik merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya. Menjadi munafik itu sudah menjadi kufur.

وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آَمَنُوا قَالُوا آَمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَى شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ – اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

“Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, Kami telah beriman. Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok Allah akan memperolok-olok mereka terombang-ambing dalam kesesatan.” (QS: Al-Baqarah 2: 14-15).

Inilah Ciri-Ciri Manusia yang Dicintai Allah Terdapat dalam Al-Qur’an

Setiap hamba Allah Subhanallahu wa Ta’alla menginginkan dirinya dicintai oleh Sang Pencipta. Hamba mana yang tidak berharap akan rahmat dan ampunan-Nya. Setiap hamba yang dicintai Allah Subhanallahu wa Ta’alla maka sudah pasti dengan mudah meraih ridha-Nya, diberikan ampunan-Nya, dikabul do’a-Nya, lebih lagi mendapat surga-Nya di akhirat kelak.

Untuk meraih harapan dicintai Allah tersebut, setiap umat Islam melakukan berbagai macam cara yang diperintahkan-Nya, dan tak lupa menjauhkan diri sejauh-jauhnya dari setiap larangan-Nya.

Jauhilah Mendatangi Dukun dan Paranormal dalam Menyelesaikan Masalah

Mendatangi dukun, paranormal, atau ‘orang pintar’ adalah suatu hal yang memang diakui banyak terjadi di negri ini. Urusan yang dikehendakipun beraneka ragam; mulai dari menyembuhkan penyakit (ruqyah), mencari jodoh (pelet), meramal nasib, sampai berniat jahat terhadap orang (santet).

Rasulullah SAW bersabda: “Ruqyah (jampi-jampi), Tiwalah (Pelet), dan Tama’im (Jimat) adalah syirik” (Ahmad)

Yang dikhawatirkan dari fenomena ini yaitu di mana orang awam mulai tertipu dengan penampilan paranormal yang dibungkus jubah ustad. Orang-orang pada umumnya tentu mengira bahwa metode pengobatan sang paranormal ini menggunakan cara Islam, karena penampilannya memang terlihat Islami. Apalagi jika jimat dan mantera yang digunakan ditulis berbahasa Arab, maka semakin mantaplah image positif dari sudut pandang masyarakat awam tentang hal ini.