Kategori: Iman

Jangan Salah Jawab Ketika Ditanya Tuhan di Mana

Alla adalah tuhan kita, namun kita tidak mungkin mengenal diri-Nya, kecuali Dia sendiri yang memperkenalkan kita. Termasuk keberadaan diri-Nya, kita tidak pernah tahu dan tidak akan pernah tahu. Memang terkadang kita mendengar ada ungkapan orang seperti Tuhan ada pada diri kita ini, atau tuhan ada di hati. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa tuhan ada di mana-mana di segala tempat.

Tetapi kalau kita mau sedikit kritis, sebenarnya dua ungkapan di atas kurang tepat. Itu hanya gossip tentang tuhan. Gosipnya, tuhan itu konon ada di dalam hati atau ada di mana-mana, tetapi siapa yang bilang? Dan benarkan tuhan mengatakan bahwa dirinya ada di dalam hati manusia? Benarkah tuhan mengatakan bahwa dirinya ada di mana-mana?

Mengapa Dinamakan Sidratul Muntaha?

Dinamakan Sidratul Muntaha karena segala yang naik dari bumi berakhir di sana, lalu ditahan. Demikian pula akan berakhir di sana, segala yang diturunkan dari atas, lalu ditahan. Akar Sidratul Muntaha tertancap di langit keenam sementara cabang-cabangnya menjulang di langit ketujuh. Adapun besarnya menaungi ketujuh langit dan surga.

Allah SWT berfirman, “Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. Maka, apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratilmuntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (QS. An-Najm:11-18)

Islam tidak Mengenal Horoskop

Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada hambanya untuk dijadikan pedoman dalam urusan dunia maupun akhirat. Di dalam Alquran digambarkan pula keindahan alam yang membuat manusia kagum salah satunya mengenai perbintangan.

Firman Allah dalam QS. Al Hijr ayat 16: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (galaksi di langit) dan Kami telah menghias langit itu bagi orang-orang yang memandangnya…”

Allah Cinta Hamba yang Bertaubat

Pada hakikatnya hidup kita di dunia ini hanyalah untuk mendapatkan ridha dan cinta dari Allah SWT. Kita akan sangat merugi jika hidup yang kita habiskan di dunia ini hanyalah untuk mengundang murka Allah SWT.

Salah satu hal yang Allah sukai dari hamba-Nya adalah ketika hamba-Nya bertaubat. Allah sangat suka pada hamba-Nya yang bertaubat. Sampai-sampai Allah lebih bergembira dibanding seseorang yang kehilangan hewan tunggangannya yang membawa bekalnya, lalu hewan tersebut tiba-tiba datang lagi kembali.

Amalan Saleh Membela Orang-Orang Mukmin di Dalam Kuburnya

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya bila seseorang telah diletakkan di dalam kuburnya, ia mendengarkan suara sandal saudara-saudaranya saat mereka meninggalkannya. Jika ia seseorang mukmin maka shalat akan berada di atas kepalanya, puasa berada di samping kanannya, zakat di samping kirinya, perbuatan baik berupa sedekah, shalat sunnah, perbuatan makruf dan berbuat baik kepada manusia berada di ujung kakinya.

Lalu ia didatangi dari sisi atas, maka shalatnya berkata, “Tidak ada jalan dari arahku.” Lalu ia didatangi dari sisi kanan maka puasanya berkata, “Tidak ada jalan dari arahku.” Lalu ia didatangi dari sisi kiri, maka zakatnya berkata, ”Tidak ada jalan dari arahku.” Lalu ia didatangi dari sisi bawah maka perbuatan baiknya yang berupa sedekah, shalat sunnah, perbuatan makruf dan berbuat baik kepada manusia berkata, ”Tidak ada jalan dari arahku.”