Kategori: Iman

Tiga Indikator Iman

Pagi itu, Rasulullah yang baru saja masuk kamar bergegas keluar kembali ketika sayup-sayup terdengar para sahabat membincangkan sesuatu. Dari pojok masjid yang menyatu dengan rumah yang menjadi kamar beliau, Rasul yang mulia itu menghampiri dan duduk bersimpuh bersama. “Kayfa ashbahtum ya ashhaabii (bagaimana kabar kalian di waktu pagi ini),” tanya Rasul sopan.

“Ashbahna bil iimaan billah (pagi ini kami dalam keadaan diliputi dengan iman kepada Allah),” jawab salah seorang sahabat mewakili.
Dengan senyum yang mengembang di wajahnya, Rasul mengapresiasi jawaban sahabatnya itu dengan balik bertanya, “Maa ‘alamatu iimaanikum (apa indikasi kalian benar-benar dalam keadaan iman)?”

Hadapi Dua Malaikat Kubur, Ini Beda Muslim dan Non-Muslim

Di antara perbedaan antara orang yang beriman dan kufur adalah kemampuan menjawab pertanyaan dua malaikat ketika berada di alam barzakh. Abu Bakar Ahmad bin al-Husain bin Ali bin Musa al-Khasrujaradi al-Baihaqi as-Syafi’I dalam kitabnya yang berjudul Itsbat ‘Adzab al-Qabr wa Sual al-Malakain menjelaskan kemudahan bagi orang yang beriman saat menjawab semua pertanyaan yang diajukan dua malaikat, Munkar dan Nakir.

Penegasan itu termaktub dalam ayat, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS Ibrahim [14]: 27).

Rendah Hati

“DAN hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.” (QS. Al-Furqan [25]:63)

Dalam kitab Shafwat al-Tafsir, Muhammad ‘Ali Ash-Shabuni ketika menafsirkan ayat ini menyebutkan bahwa Idhafah atau penyandaran kata Ibad kepada Ar-Rahman adalah untuk memuliakan posisi hamba-hamba yang dicintai Allah Swt.

Dua Makhluk Allah Ini Mendampingi Kita di Setiap Aktivitas, Ini Tugas Mereka. Berhati-hatilah!

Setiap umat manusia mempunyai pendamping dari golongan jin yang senantiasa bersamanya. Meskipun terdapat jin yang masuk dalam golongan muslim, tapi pendamping manusia ini adalah jin kafir yang senantiasa menggoda dan membisikkan kemaksiatan dan keburukan pada kita.

Seperti yang kita tahu bahwa jin kafir termasuk dalam golongan iblis yang dilaknat oleh Allah SWT. Selain itu ada juga pendamping dari golongan Malaikat yang selalu membisikkan kebenaran.Kedua pendamping ini dikenal dengan nama Malaikat Qarin dan Jin Qorin.

Kapan Allah Menolong Kita?

Tidak ada satu pun masalah yang terjadi kecuali atas izin Allah SWT. Semuanya ada dalam genggaman-Nya. Jika demikian, alangkah mudahnya bagi Allah untuk membuka jalan keluar bagi siapa pun yang sedang dirundung masalah.

Saat ini ada banyak persoalan yang mendera kita. Entah itu masalah pribadi, keluarga, pekerjaan, ataupun yang lebih luas dari itu. Dan, masalah terbesar adalah saat kita tidak mendapatkan pertolongan Allah. Seberat apa pun persoalannya akan menjadi ringan bila ditolong Allah. Meskipun persoalannya kecil, jika tidak mendapat pertolongan Allah maka akan terasa berat.