Kategori: Islam

Doa Menyambut Ramadhan

Rasulullah SAW mengajarkan satu doa yang paling populer dan paling lengkap redaksinya ketika menyambut Ramadhan sebagai upaya tarhib (melapangkan) hati umatnya. Hal ini penting dilakukan karena dengan hati yang lapang akan lebih banyak amalan yang bisa ditampung saat Ramadhan.

Karena dengan hati yang luas tidak akan cepat puas dengan berhenti atau mencukupkan amalan di bulan dilipatgandakannya pahala oleh Allah SWT. Sebaliknya, jika ketika menjelang Ramadhan hati masih sempit, akan sedikit amalan yang bisa dikerjakan karena wadahnya mudah penuh. Tidak akan mampu menampung optimal amalan shiyam dan qiyam Ramadhan. Mudah sekali lelah dan jenuh beramal sepanjang Ramadhan.

Kisah Turunnya Perintah Sholat Saat Isra Mi’raj

Sholat lima waktu adalah perintah Allah swt yang mulai disyariatkan saat peristiwa Isra Mi’raj. Sholat adalah ibadah yang diyakini umat Islam sebagai tiang agama ini juga menjadi amal yang pertama kali dihisab. Kendati demikian, tahukah kalau jumlah ibadah sholat awalnya diperintahkan Allah SWT sebanyak 50 kali? Berkali-kali lipat jumlahnya dibanding yang ada sekarang?

Amalan-amalan di Bulan Muharram

Bulan Muharram sudah tiba. Bulan Muharram bagi syariat Islam memiliki keutamaan-keutamaan. Di bulan itu juga disyariatkan beberapa amalan. Nah, apa saja amalan-amalan yang dianjurkan dialakukan di bulan itu?

Sebaik-baik Puasa Setelah Ramadhan puasa Muharram

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَفْضَلُ الصِّيَامِ، بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ، بَعْدَ الْفَرِيضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْلِ» (أخرجه مسلم)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasannya Rasulullah Shallakkahu Alaihi Wasallam bersabda,”Yang paling utama dari puasa bulan Ramadhan adalah (puasa) bulan Allah yang kalian sebut sebagai Al Muharram. Dan yang paling utama dari shalat setelah shalat fardhu adalah qiyamullail.” (Shahih Muslim [1163], 2/821)

Ramadhan, Berdoalah Tanpa Rasa Takut akan Ditolak!

RAMADAN adalah bulannya ahlul munajat, bulan berpesta bagi hamba-hamba Allah yang tak pernah bosan dan letih memanjatkan doa kepada-Nya. Renungkanlah! Wahai hamba-hamba Allah, satu ayat mulia berikut ini, yang urutannya dalam mushaf alquran berada di antara ayat-ayat yang berbicara tentang Ramadan (ayat 183 s.d. ayat 187, QS. al-Baqarah):

“Dan jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang Aku, maka (katakanlah bahwa) sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan hamba yang berdoa jika ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala) perintah-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Tiga Cara Salat Malam setelah Tarawih

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menjadikan salat witir sebagai penutup salat kita di malam hari. Beliau shallallahualaihi wasallam bersabda,

“Jadikanlah akhir salat kalian di malam hari adalah salat witir.” (HR. Bukhari dan Muslim). Agar kita tetap bisa mengamalkan hadis ini, ada tiga cara salat malam setelah Tarawih: Pertama, salat Tarawih bersama Imam, kemudian saat memasuki witir kita memisahkan diri. Kemudian witir dilakukan saat Tahajud.