Kategori: Islam

Larangan Bagi Wanita Saat Haid

Salah satu ciri seorang Muslimah memasuki usia baligh adalah dengan mengalami siklus bulanan yang disebut haid atau menstruasi. Haid sendiri merupakan proses biologis yang dialami setiap wanita akibat perubahan fisiologis dalam tubuh, yaitu keluarnya darah dari rahim akibat dari terlepasnya lapisan endometrium rahim.

Dalam Islam, seorang wanita yang sedang mengalami haid dianggap tidak suci. Hal ini disebutkan dalam QS al- Baqarah ayat 222, “Mereka bertanya kepadamu (Muhammad SAW) tentang haid. Katakanlah, ‘Haid itu adalah suatu kotoran’. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita (istri) di waktu haid dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya, Allah menyukai orangorang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri”.

Doa Dalam Shalat

Shalat merupakan salah satu cara untuk berdoa kepada Allah SWT. Meski demikian, ada beberapa bagian dalam shalat yang dimanfaatkan untuk berdoa lebih lama. Ibnu Qayyim al-Jauziyah mengungkapkan, ada golongan yang mengatakan jika sujud lebih utama, sementara golongan lain cenderung kepada berdiri yang lebih utama.

Ulama yang menyatakan jika doa ketika berdiri mengungkap beberapa alasan. Mereka bersandar pada ayat Alquran, yakni sesuai dengan firman Allah, “Peliharalah semua shalatmu dan peliharalah shalat wusta. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.” (QS al-Baqarah: 238).

Panduan Zakat Mata Uang & Zakat Penghasilan

Untuk saat ini, alat tukar menukar sudah beralih, bukan lagi dinar (emas) dan dirham (perak) seperti di masa silam. Kedua mata uang tersebut sudah tergantikan oleh uang kertas. Sama halnya dengan emas dan perak, uang kertas pun terkena kewajiban zakat. Bagi yang punya simpanan atau memiliki penghasilan bulanan dan telah mencapai nishob serta sudah mencapai haul, maka wajib dizakati sebesar 2,5%. Berikut panduan sederhana yang dapat kami hadirkan.

Hukum Salat Isya setelah Pertengahan Malam

Setelah Nabi shallallahu alaihi wa sallam mendapat perintah salat 5 waktu pada peristiwa isra miraj, selanjutnya Jibril datang mengajarkan kepada beliau salat 5 waktu itu. Jibril datang 2 kali. Kedatangan pertama ketika di awal waktu salat, dan kedatangan kedua di akhir waktu salat. Hadisnya cukup panjang. Kita simak bagian yang menyebutkan salat isya,

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma, beliau bercerita, “Kemudian ketika warna merah di ufuk barat telah hilang, Jibril datang, lalu mengatakan, Kerjakanlah salat isya. Kemudian beliau mengerjakan salat isya. Lalu Jibril datang lagi fajar sudah mulai terbit di waktu subuh. Di hari berikutnya, Jibril datang kepada beliau untuk salat isya, ketika sudah berlalu sepertiga malam pertama. Beliau mengatakan, Kerjakanlah salat isya. Kemudian Nabi shallallahu alaihi wa sallam salat. Kemudian datang lagi untuk salat subuh ketika langit sudah sangat menguning. Beliau mengatakan, Lakukanlah salat subuh. Kemudian beliau mengatakan, “Di antara dua batas ini adalah waktu salat.” (HR. ad-Daruquthni 1019, Nasai 531, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Komunitas Pecinta Keluarga Depok Deklarasi Tolak RUU P-KS

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) terus menuai polemik karena tidak saja dipandang multitafsir, tetapi juga dinilai mendekonstruksi upaya pengokohan ketahanan keluarga Indonesia.

Hal itulah di antara yang menjadi kekhawatiran jaringan Komunitas Pecinta Keluarga (KIPIK) Depok sehingga melakukan deklarasi menolak RUU P-KS dalam acara talkhshow “Lindungi Keluarga dan Generasi Islam” di bilangan Kalimulya, Kebon Duren, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (18/02/2018).