Kategori: Islam

Puasa Ramadhan Menghapus Dosa

SETIAP manusia dalam kehidupan dunia ini pasti pernah melakukan perbuatan dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar. Namun demikian Allah masih sayang sama hamba-Nya yang selalu menyadari dosa-dosanya dan memohon ampun kepada-Nya. Dan Allah menghapus dosa-dosa kecil dengan ibadah-ibadah tertentu, diantaranya dengan puasa di bulan Ramadhan. Sebagaimana Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa berpuasa Ramadhan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan siapa shalat pada Lailatul Qadar imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Puasa Ramadhan Membentuk Manusia Bertakwa Kepada Allah

Ramadhan tiba. Marhaban ya Ramadhan! Tahun 2023 atau tahun 1444 H kini menyapa kita. Pada hakikatnya puasa Ramadhan dapat melatih umat Islam berjihad melawan hawa nafsu, menyucikan diri dari perbuatan keji dan mungkar dan menghiasi diri dengan akhlak mulia serta meningkatkan semangat kecintaan untuk senantiasa beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

5 Kabar Gembira Bagi Mereka yang Berjuang Sholat Subuh

Menunaikan sholat Subuh memiliki keutamaan tersendiri. Rasulullah SAW pun menyampaikan kabar gembira bagi mereka yang melaksanakan sholat tersebut. Setidaknya ada lima kabar gembira itu.

Pertama

بَشِّر الْمَشّائين في الظُّلَم إلى المساجد بِالنّور التام يوم القيامة “Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang berjalan dalam kegelapan menuju masjid-masjid yang terang-benderang pada Hari Kebangkitan.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah)

Doa Menyambut Ramadhan

Rasulullah SAW mengajarkan satu doa yang paling populer dan paling lengkap redaksinya ketika menyambut Ramadhan sebagai upaya tarhib (melapangkan) hati umatnya. Hal ini penting dilakukan karena dengan hati yang lapang akan lebih banyak amalan yang bisa ditampung saat Ramadhan.

Karena dengan hati yang luas tidak akan cepat puas dengan berhenti atau mencukupkan amalan di bulan dilipatgandakannya pahala oleh Allah SWT. Sebaliknya, jika ketika menjelang Ramadhan hati masih sempit, akan sedikit amalan yang bisa dikerjakan karena wadahnya mudah penuh. Tidak akan mampu menampung optimal amalan shiyam dan qiyam Ramadhan. Mudah sekali lelah dan jenuh beramal sepanjang Ramadhan.

Kisah Turunnya Perintah Sholat Saat Isra Mi’raj

Sholat lima waktu adalah perintah Allah swt yang mulai disyariatkan saat peristiwa Isra Mi’raj. Sholat adalah ibadah yang diyakini umat Islam sebagai tiang agama ini juga menjadi amal yang pertama kali dihisab. Kendati demikian, tahukah kalau jumlah ibadah sholat awalnya diperintahkan Allah SWT sebanyak 50 kali? Berkali-kali lipat jumlahnya dibanding yang ada sekarang?