Kategori: Islam

Manfaat Ibadah Puasa Bagi Kesehatan Tubuh dan Jiwa

Bulan Ramadhan merupakan bulan Hijriyah yang kesembilan dan paling istimewa di antara bulan-bulan Hijriyah. Adapun sebab keutamaannya, karena pertama kali al-Qur’an diturunkan dari lauhul mahfudz ke langit dunia pada bulan Ramadhan, kemudian diturunkan lagi secara berangsur dari bait al-izzah kepada Nabi Muhammad ﷺ juga pada bulan Ramadhan (lihat: Itqan fi ‘Ulumi al-Qur’an karya Imam al-Suyuthi, juz 1, hlm.147)

Jadi, salah satu penyebab bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling utama adalah karena diturunkan al-Qur’an pada saat itu. Sehingga al-Qur’an juga dinamakan dengan bulan al-Qur’an, artinya pada bulan tersebut sangat dianjurkan bagi orang Islam untuk membaca serta mentadabburi al-Qur’an.

Doa Qunut Nazilah, Bacaan dan Artinya Menurut MUI

Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) dan Pengurus Pusat Muhammadiyah menganjurkan umat Islam membaca qunut nazilah di dalam sholat fardhu. Ditambah doa, dan dzikir selepas sholat wajib berharap semoga wabah virus corona atau COVID-19 segera berakhir.

“Umat Islam agar semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, membaca Qunut Nazilah di setiap shalat fardhu, memperbanyak shalawat, memperbanyak sedekah, dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya (doa daf’u al-bala’), khususnya dari wabah COVID-19,” tulis MUI dalam fatwa nomor 14 tahun 2020.

Ramadhan Kian Dekat, Yuk Kita Bersiap

RAMADHAN selalu istimewa. Ia dinanti, walau seringkali tak maksimal dibersamai. Banyak yang bersemangat, walau tak sampai Ramadhan tamat, kembali lagi dibayang maksiat.
Istiqamah memang sulit tuk digapai, satu dari sekian amalan yang terus diusahakan tanpa henti. Walau seringkali bayangan lelah dalam amal menghantui.

Ramadhan datang silih berganti, menyapa berkali kali, tapi kerap kita abai, padahal tak semua bisa menjumpai. Ramadhan kini akan tiba kembali, kita pun berharap dapat menjumpai, memaksimalkan diri dalam ibadah sebagaimana salafus salih.

Bolehkah Meminum Sebagian Air Wudhu? Begini Cara Wudhu Nabi

Ini dianjurkan oleh jumhur ulama, baik sambil berdiri maupun sambil duduk. Dalam Kanzul-Ummal (26968), Abdu Khair berkata, “Didatangkan kepada Ali sebuah bejana berisi air. Dia pun mengambil bejana tersebut dengan tangan kanannya, lalu menuangkannya pada tangan kirinya, lalu membasuh kedua telapak tangannya.

Dia melakukan itu sebanyak tiga kali. Semua itu dilakukan tanpa memasukkan tangan ke dalam bejana. Kemudian dia memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana, lalu berkumur, lalu menghirup air ke dalam hidung dan mengeluarkannya. Dia melakukan itu sebanyak tiga kali.

Shalat Bagi Orang yang Lalai

Sebagai fondasi agama, shalat menjadi ibadah terpenting di dalam Islam. Jangankan tidak melakukannya, melalaikannya pun men jadi sebuah pelanggaran. “Maka, celakalah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.”(QS al-Maun: 4- 5).

Dalam menafsirkan ini, Imam Ibnu Katsir menukil salah satu pendapat ulama generasi tabiin, yakni Atha ibnu Dinar. Dia memuji Allah SWT yang telah menyebut lalai dari shalat dan bukan lalai dalam shalat. Mereka lalai karena tidak menunaikannya pada awal waktu. Mereka menangguhkannya sampai akhir waktu terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan.