Kategori: Muallaf

Amelian: Islam Beri Jawaban Rasional

Memutuskan menjadi Muslim, Amelian Dinisiah menyadari bahwa Islam adalah agama yang paling hak. Dari hal kecil sampai besar diatur dan tidak pernah mengajarkan hal yang buruk. Jadi, jika ada oknum Muslim yang berperilaku tidak sesuai dengan ajaran agama, itu ulah pelaku tersebut dan bukan sebab Islam.

Amelian, begitu ia akrab disapa, memutuskan menjadi mualaf pada 14 Juni 2013. Ia masih teringat betul, peristiwa itu berlangsung pada Jumat, tepat pukul 10.00 pagi sebelum shalat. Sesaat setelah bersyahadat, ia langsung belajar bacaan shalat melalui catatan yang diberi teman, bahkan ia tak menunggu lama untuk memutuskan berhijab.

Yusuf Islam: Alquran Beri Tahu Tujuan Hidup Manusia

Musisi asal Inggris Cat Stevens memeluk Islam pada Desember 1977 ketika usianya 29 tahun. Setelah memeluk Islam, ia langsung mengganti namanya menjadi Yusuf Islam. Nama ini juga digunakan menjadi nama panggungnya sebagai musisi hingga saat ini.

Pria yang terlahir dengan nama Steven Demetre Georgiou ini dibesarkan dari keluarga yang berkecukupan secara finansial dari penganut Kristen. Beranjak remaja, ia merasa asing dengan agama yang ia anut. Ia sempat merasa bingung tentang siapa sebenarnya Tuhan.

La Bianca Kagum dengan Perintah Puasa Ramadhan

La Bianca adalah seorang gadis desa. Dia dibesarkan di sebuah peternakan di Australia Barat. Ketika dia masih kecil, dia memiliki seekor kanguru dan membantu merawat sapi dan domba. Dia biasa pergi berburu kelinci dan rubah.

Dia biasa pergi ke gereja bersama keluarganya pada hari Minggu, tapi pengetahuannya terhadap Kristen begitu dangkal. Yang dia pahami hanyalah upaya untuk berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa.

Arisa Chan Bersyahadat karena Pelajari Budaya Melayu

Kebudayaan Melayu sangat kental dengan Islam. Sastra Melayu, misalkan, banyak berisikan syair pujian untuk Allah dan keinginan hamba untuk berdekatan dengan-Nya, seperti yang banyak dikarang sufi Hamzah Fansuri.

Kajian mengenai budaya Melayu menarik perhatian warga Jepang, Arisa Chan (23 tahun). Dia ingin mengetahui seperti apa kebudayaan tersebut, bagaimana perkembangannya, dan apa pengaruhnya bagi perkembangan kebudayaan di Asia.

Baca Surah Al-Anbiya’, LoDuca Terperangah

Seniman lulusan Pratt Institute ini tak pernah bercita-cita menjadi Muslim. Ia juga tidak ingin menjadi Kristen. Ia menilai, semua konsep agama formal tidak menyenangkan. Meski dibesarkan sebagai pemeluk Katolik, Danielle menganggap dirinya agnostik. Ia menghina semua agama secara umum. “Jika Anda menawarkan jutaan dolar untuk mengajak saya bergabung dengan salah satu agama, saya akan menolak,” kata Danielle LoDuca penuh percaya diri.

LoDuca adalah generasi ketiga Amerika Serikat. Ia tumbuh besar di lingkungan pinggiran Kota New York yang homogen. Sebagai perempuan modern yang rasional, ia lebih percaya pada akal pikiran untuk menuntunnya menjalani hidup, ketimbang “beberapa buku kuno”.