Kategori: Muallaf

Amy Luz U Catalan Jemput Cahaya Iman di Oman

Amy Luz U Catalan yang sukses merasa hampa dan gundah. Ketidakpuasan merayap dalam setiap jengkal hidupnya.Kesuksesan karier dan gelar akademik yang disabet perempuan dari keluarga Katolik taat ini, tak membuat ruang hatinya terisi dengan penuh, bahkan ia selalu merasa ada yang hilang dari hidupnya.

Padahal, sejak kecil Amy, begitu kerap disapa, mendapatkan pendidikan agama dari sang ayah yang menjadi jemaat Lasallian, sebuah kelompok agama yang didirikan pendeta Prancis Jean Baptiste de La Salle. Ayahnya sampai ke Filipina dalam rangka menyebarkan misi pendidikan Lasallian.

Lelaki Ini Masuk Islam Karena Lihat Muslim Shalat di Stasiun Kereta

Hidayah Allah bisa datang tanpa terduga. Seseorang mengatakan hidayah Allah itu mahal, karena tidak semua bisa dapat. Tapi jika Allah sudah berkehandak, maka siapapun dan kapanpun hidayah datang, langsung bisa diterima.

Sama halnya dengan pemuda berkulit cokelat asal Trinidad ini. Ia begitu terpana melihat pemandangan di depannya. Namanya Dion, lelaki berusia 26 tahun itu, tak henti-henti mengarah ke sekelompok Muslim yang sedang shalat dengan khusyu’nya di tengah ramainya stasiun kereta di sebuah kota di Belgia. Dion seperti tersambar petir. “Saya tidak tahu, tiba-tiba karena melihat mereka shalat di stasiun hati saya bergetar,” ujarnya.

Victoria Abdelfattah: Islam Menyelamatkanku

Perjalanannya meraih hidayah lewat perantara pria Muslim. Islam adalah agama yang asing bagi Victoria, hingga akhirnya perempuan yang dibesarkan dalam keluarga Kristen taat itu, ber kenalan dengan seorang pria Muslim. Perkenalannya diawali cukup sederhana melalui media sosial dan me mutuskan bertemu pada suatu Ahad, waktu sore ketika itu.

Sebenarnya, tak tebersit niat di benak Victoria melanjutkan hubungan lebih jauh dengan pria yang kelak menjadi suaminya itu. Victoria hanya berkeinginan ada teman saat dia harus merayakan ulang tahunnya. Pertemuannya hampir satu jam, dia langsung menyatakan perasaannya. Mereka memutuskan berkencan. Namun, dia perlu memikirkan dalam waktu lama karena lelaki ini seorang Muslim.

Angela Collins: Islam Agama yang Sederhana

Benci dan rindu. Begitulah sikap publik di Amerika Serikat (AS) terhadap Islam setelah terjadinya peristiwa 11 September 2001. Kebencian dan ketakutan terhadap agama Islam melanda sebagian masyarakat di negeri Adidaya itu. Mereka menuding Islam sebagai agama teroris yang telah melahirkan orang-orang jahat dan berhati pembunuh.

Berbeda dengan sebagian masyarakat yang dilanda Islamofobia, Angela Collins, seorang aktris di AS, justru tertarik untuk mempelajari Islam setelah peristiwa runtuhnya gedung kembar World Trade Center (WTC) di New York itu. Tak perlu lama bagi Angela untuk meyakini kebenaran ajaran Islam. Dua bulan setelah peristiwa 9/11, ia mengucap dua kalimat syahadat.

Abd al-Malik Mendakwahkan Islam Lewat Musik Rap

Pemilik nama asli Regis Fayette Mikano melewati masa-masa kelam dalam hidupnya. Berbagai aksi kejahatan pernah dilakoni oleh pria berdarah Kongo ini. Pria kelahiran 14 Maret 1975 ini mengisahkan sepak terjangnya sebelum merengkuh di pangkuan Islam. Ia sering kali terlibat dalam pencurian mobil dan peredaran narkoba.

Tak sedikit orang yang antipati terhadap masa depannya. Semua bermula ketika pada 1977 kedua orang tua Regis yang berdarah Kongo membawanya kembali ke negara asal mereka, Kongo, dan tinggal di Brazzaville (ibu kota serta kota terbesar di Republik Kongo). Regis menghabiskan masa kecilnya di sana, sebelum ia dan keluarganya kembali ke Prancis dan menetap di Distrik Ghetto atau Neuhof (selatan Kota Strasbourg) pada 1981.