Kategori: Muallaf

Politikus Anti-Islam Belanda Itu Kini Mualaf

Seorang mantan politikus Belanda yang sebelumnya anti-Islam, Joaram Van Klaveren memutuskan memeluk Islam. Ia mengumumkan keputusannya menjadi mualaf, Senin (4/2).

Klaveren mengungkapkan keputusannya berpindah keyakinan setelah kerap kali mengkritik Islam, terutama dengan menulis buku tentang Islam. “Selama tulisan itu, saya menemukan semakin banyak hal yang membuat pandangan saya tentang Islam berubah,” kata Klaveren dalam sebuah siaran radio seperti dilansir Politico.eu pada Selasa (5/2).

Rapper Loon Bahagia Temukan Kedamaian dalam Islam

Di Amerika Serikat, nama Bad Boy Records amatlah kesohor sebagai label rekaman yang mengusung aliran musik rap. Salah satu penyanyi yang pernah bernaung di bawah payung label itu adalah Loon. Loon merupakan nama panggung Chauncey Lamont Hawkins.

Bersama dengan pemilik Bad Boy Records yang juga rapper Amerika, Sean John Diddy Combs, dan penyanyi Usher, Loon suksek berkolaborasi membawakan single berjudul I Need a Girl pada 2002. Dalam waktu singkat, single yang menjadi lagu pertama dalam album bertajuk We Invited The Remix itu langsung menduduki posisi keempat tangga lagu Billboard Hot 100.

Yonathan Mengucap Dua Kalimat Syahadat di Balik Jeruji Besi

Hidayah bisa datang kapan saja. Bahkan saat berada di balik jeruji besi. Hal tersebut dirasakan oleh Yonathan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banyuasin. Yonathan, resmi masuk Islam pada Jumat (25/1) kemarin. Keputusan ini diambil atas niat dan keinginan pribadi darinya sendiri sehingga kini ia mengubah namanya menjadi Ahmad Yonathan.

Di hadapan para pejabat Lapas Banyuasin, serta tokoh agama, dan pemuka masyarakat, Yonathan menyebutkan dua kalimat syahadat dibimbing oleh Ustaz Sopian yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidayah Lapas Banyuasin usai Salat Jumat berjamaah.

Jerome Clare: Malcolm X Membawaku pada Islam

Ia terlahir dengan nama Jerome Clare. Ia dibesarkan sebagai seorang Katolik di Nova Scotia, sebuah wilayah di pantai timur Kanada. Banyak orang mungkin berpendapat Clare kurang beruntung karena dilahirkan dalam keadaan buta total. Namun sebalik nya, ia mengaku sangat beruntung ka rena tak pernah merasa menjadi se seorang dengan kekurangan.

“Kebutaan adalah bagian dari diriku, seperti se seorang dengan rambut pirangnya,” ujarnya. “Itu berkat ibuku. Ia tak pernah memperlakukanku sebagai anak yang berbeda dan membuatku tumbuh seperti anakanak lainnya,” sambungnya. Hal itu menjadikan Clare sosok yang tidak membiarkan keterbatasan fisik menghalanginya melakukan hal yang ia inginkan.

William, Tes Online yang Mengubah Jalan Hidupnya

William, pemuda Amerika Serikat, itu masuk Islam sekitar empat tahun yang lalu. Pemuda kelahiran Dallas, Texas, ini dibesarkan di lingkungan keluarga Kristen. “Keluargaku tidak sepenuhnya ultrareligius seperti stereotipe kebanyakan warga Texas. Kami hanya tipikal keluarga Kristen religius yang moderat,” kata William menjelaskan kultur keagamaan keluarganya.

Sejak kecil, William berada di tengah lingkaran sosial yang mapan. Ia memiliki fasilitas penuh dan kenyamanan di tengah lingkungan kulit putih kelas menengah atas. Satu-satunya masalah, remaja ini terlahir dalam kondisi autis. Fungsi sosialnya terganggu. Ia sedikit canggung saat berhadapan dengan orang lain. Lantaran kondisi itu, William merasa tidak cocok dengan masyarakat di sekitarnya.