Kategori: Mukjizat

Manfaat Thaharah dalam Pencegahan Penyakit Amat Nyata

Ada manfaat thaharah (bersuci) dalam pencegahan penyakit, terlebih saat ini dunia sedang berjuang untuk terlepas dari ancaman virus corona. Berbagai macam risiko penularan penyakit menjadi sangat tinggi terutama pada setiap orang yang lebih dulu mengidap berbagai penyakit seperti diabetes dan paru-paru.

Thaharah memiliki pengertian bersuci atau membersihkan diri sendiri, pakaian, tempat ibadah, dan lainnya yang menunjang kegiatan beribadah kepada Allah. Contoh thaharah yang sering dilakukan umat Islam adalah wudhu. Lima kali sehari umat Islam menunaikan wudhu sebelum sholat fardu.

Inilah Manfaat Sujud Bagi Kesehatan, Bukan Ibadah Semata

BUKAN semata gerakan sholat, ternyata ada manfaat sujud bagi kesehatan yang akan didapatkan jika melakukannya dengan benar. Gerakan shalat memang diketahui memiliki banyak sekali manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Bahkan saat sujud terakhir dianjurkan berlama-lama sambil memanjatkan doa.

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh ﷺ bersabda:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ رواه مسلم

“Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.” [HR. Muslim, no. 482]”

Studi: Pola Tidur Rasulullah SAW Kurangi Risiko Kematian

Tiap sisi kehidupan Rasulullah SAW sangat sarat makna dan tuntunan agung. Di antaranya ‘gaya hidup’ Rasulullah adalah pola tidur yang ternyata, menurut sejumlah penelitian ilmiah, mempunyai dampak dan manfaat kesehatan yang sangat besar.

Pola tidur Rasulullah SAW misalnya cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan shalat sampai waktu yang diizinkan Allah.

Al Qur’an merupakan kitab suci umat muslim yang menjadi salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Para ulama sependapat, di antara sekian banyak mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW, yang terbesar adalah Al Qur’an. Al Qur’an adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Al Qur’an bukan hanya petunjuk untuk mencapai kebahagiaan hidup bagi umat muslim, tapi juga seluruh umat manusia.

Bukti otentisitas ini adalah banyaknya penghafal Al Qur’an yang terus lahir ke dunia, dan pengkajian ilmiah terhadap ayat-ayatnya yang tak pernah berhenti. Kejaibannya, meski Al Qur’an diturunkan 14 abad lalu, namun ayat-ayatnya banyak yang menjelaskan tentang masa depan dan bersifat ilmiah. Bahkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi saat ini, banyak ayat-ayat Al Qur’an yang terbukti kebenarannya. Para ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran itu melalui sejumlah ekperimen penelitian ilmiah.

Labu, Sayuran Sarat Manfaat yang Diabadikan Alquran

Tanaman labu merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang kaya manfaat. Bahkan, labu termasuk di antara tanaman sayuran yang abadikan dalam Alquran. Tepatnya surah as-Shaffaat ayat ke-146: “Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.”

Sejarah mencatat labu termasuk sayuran yang menjadi favorit Rasulullah SAW. Kendati demikian, bukan berarti Rasulullah adalah sosok yang gemar tebang pilih makanan.Kisah kegemaran Rasulullah menyantap labu itu dituturkan Anas bin Malik. Sahabat terdekat yang kerap menemani Rasul di berbagai kesempatan. Pernah ada seorang penjahit yang mengundang Rasulullah untuk pesta dan makan hidangannya.