Kategori: Rasulullah

Subhanallah, Harumnya Keringat Rasulullah

Manusia memiliki sistem pembakaran metabolisme dalam tubuh sehingga meyebabkan keluarnya keringat dari kulit. Keringat itu diperoleh dari zat-zat makanan sehingga di antaranya manusia umumnya memiliki bau keringat yang tidak sedap bahkan sering menimbulkan kotoran yang menempel pada kulit.

Berbeda dengan Baunya Rasulullahﷺ ia memiliki bau yang tidak sama dengan manusia pada umumnya, padahal Rasulullah ﷺ memiliki kebiasaan yang sama pada umumnya manusia bahkan ia lebih banyak beraktivitas dari manusia lainnya. Namun ada yang berbeda dengan bau tubuh Rasulullah, beliau memiliki bau yang sangat wangi.Dan itu menjadi keistimewaan yang di berikan Allah sebagai mukjizat sebagai bukti kebenaran risalah yang di bawanya.

Isra-Miraj, Cara Allah Hibur Rasulullah di Tahun Kesedihan

Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makah ke Masjidil Al Aqsa di Yerusalem (Isra), kemudian dilanjutkan menuju langit ke Sidratul Muntaha (Mi’raj) dengan tujuan menerima wahyu Allah SWT. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj terjadi pada 621 M, dua tahun setelah wafatnya sang istri Siti Khadijah dan paman Rasulullah, Abu Thalib.

Pada suatu hari Rasulullah SAW diundang menginap di rumah kerabatnya, yaitu rumah Umm Hani’, putri Abu Thalib. Jika waktu tiba, selama kunjungan tersebut, keluarga tersebut akan melakukan shalat berjamaah. Usai shalat berjamaah, Rasulullah tidur sejenak kemudian mengunjungi Ka’bah di malam hari. Ketika beliau di sana, rasa kantuk menghampiri dan beliau pun tertidur di Hijr.

Nabi Muhammad dan Gelar Al-Amin

Suatu hari, seorang kafir bercerita kepada Abu Jahal, “Sungguh kami saling bersaing dengan Bani Abdul Manaf. Mereka memberikan makan, kami juga memberikan makanan.”

“Mereka membawa barang, kami pun melakukan hal yang sama. Mereka berbuat baik, maka kami pun melakukan kebaikan. Sampai tatkala kami membagi hasil kepada para kafilah dagang, mereka berkata, Kami mempunyai seorang nabi yang mendapat wahyu dari langit. Kapan kami mendapatkan hal ini? Demi Allah, aku tidak akan pernah beriman, selamanya kau tidak akan membenarkannya!” (al-Mubarokfury: Shahih Sirah Nabawiyah, hal. 152)

Gurat Tikar di Pipimu Wahai Rasulullah

Suatu hari Umar bin Khattab berkisah tentang kebersamaannya dengan Rasulullah ﷺ, “Aku pernah berkunjung menemui Rasulullah ﷺ. Waktu itu beliau berada dalam sebuah kamar, tidur di atas tikar yang tidak beralas. Di bawah kepalanya ada bantal dari kulit kambing yang diisi dengan sabut. Pada kedua kakinya daun penyamak terkumpul. Di atas kepalanya, kulit kambing tergantung. Aku melihat guratan anyam tikar di sisi perutnya, maka aku pun menangis.”

Beliau mengatakan, “Apa yang menyebabkanmu menangis ya Umar?”

Di Kota Ini, Seruan dan Ajakan Nabi SAW Ditolak

Kota Taif, yang berada sekitar 70 km dari kota Makkah, Arab Saudi, kerap dikunjungi oleh rombongan jamaah haji dan umrah. Mereka datang ke Taif untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di kota ini.

Salah satu tempat yang menarik perhatian di Taif adalah Masjid Al-Qu’a dan Al-Qantara, yang terletak di lingkungan Al-Mathnah. Khalid Al-Shirbi, pemandu wisata yang berlisensi untuk Komisi Pariwisata dan Warisan Budaya Saudi (SCTH), mengatakan, Masjid Qantara, yang juga dikenal dengan Masjid Al-Madhoun, dibangun sekitar 162 tahun yang lalu.