Kategori: Rasulullah

Dari Sejarah, Kita Yakin Rasulullah Benar!

SEJARAH mencatat, Rasulullah ﷺ lahir dari kaum yang tak banyak mengetahui sejarah umat terdahulu, termasuk para Nabi dan Rasul sebelumnya. Di sisi lain, Rasulullah ﷺ adalah lelaki yang ummi, artinya tidak pandai membaca dan menulis.

Namun, Rasulullah ﷺ bisa menceritakan sejarah dengan amat detil, bahkan sesuatu yang belum pernah didengar oleh kaumnya. Lantas, dari mana Rasulullah ﷺ tahu banyak tentang kisah umat terdahulu? Dari mana lagi kalau bukan dari wahyu Ilahi, yang sebagian ditulis dalam al-Qur’an, sedang sebagian lagi dalam Hadits.

Reaksi Nabi Muhammad Ketika Ada Orang Buang Air di Masjid

Rasulullah SAW yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam adalah orang yang sangat santun. Beliau lebih suka memberi maaf meski sanggup membalas.

Pada suatu ketika, beliau sedang mengajar para sahabat mengenai taharah (hukum bersuci). Lalu, ada seorang Arab dari kalangan Badui buang air kecil di sudut masjid. Para sahabat yang melihat itu segera bangkit dan hendak mencegah orang itu.

Rasulullah SAW Pun Menjilat Jarinya Setelah Makan

ADA beberapa hadis yang menyatakan seperti itu. Misalnya hadits riwayat Imam Muslim dari Anas bin Malik berikut ini:

“Ketika Rasulullah ﷺ selesai menyantap suatu hidangan, beliau akan menjilati ketiga jarinya (yang digunakan untuk makan).”

Beginilah Rambut Rasulullah saw

“ALI BIN HUJR bercerita kepada kami, ia berkata: Ismail bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, dari Humaid, dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rambut Rasulullah ﷺ mencapai pertengahan kedua telinganya.” (HR: Muslim).

Dalam hadits lain disebutkan;

عَنْ أنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: كَانَ شَعَرُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِلَى نِصْفِ أُذُنَيْهِ.

“Rambut Rasulullah ﷺ mencapai pertengahan kedua telinganya.” (Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Ismail bin Ibrahim, dari Humaid yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)

Meneladani Pola Makan Sehat Nabi Muhammad SAW

Kesehatan merupakan aset kekayaan yang tak ternilai. Ketika nikmat kesehatan dicabut oleh Allah SWT, maka manusia rela mencari pengobatan dengan biaya yang mahal bahkan ke tempat yang jauh sekalipun. Sayangnya, hanya sedikit orang yang penduli dan memelihara nikmat kesehatan yang Allah SWT telah anugerahkan sebelum dicabut kembali oleh-Nya.

Rasulullah saw pernah bersabda “Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR Bukhari, Imam Ahmad dan Imam Turmudzi).