Kategori: Renungan

Demo Penolakan Ibukota Israel ke Yerusalem

Aksi bela Palestina

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memindahkan Ibukota Israel ke Yerusalem menuai kecaman dan aksi demo umat Islam dari berbagai penjuru dunia. Di Indonesia ratusan ribu massa yang dikoordinir Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan aksi demo di depan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Ahad (10/12/2017).

Temu Alumni Gerakan 212 yang Aman dan Tertib

reuni-alumni-212

Setahun yang silam, tepatnya pada 2 Desember, di kawasan Monumen Nasional, umat Islam dari berbagai elemen dan berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia memadati areal tersebut. Mereka menyemut hingga nyaris tak menyisakan ruang kosong saat acara puncak.

Peristiwa tersebut terulang kembali pada Sabtu (2/12/2017) di tempat yang sama dan jumlah massa yang mirip sama. Panitia acara memprediksikan jumlah lautan massa itu mencapai jutaan orang. Sebuah peristiwa tak mudah menggerakkan orang sebanyak itu dengan kondisi aman dan tertib.

Puluhan Ribu Warga Hadiri Tausiyah Kebangsaan di Lapangan Monas

tausiyah kebangsaan

Setelah umat Islam di Ibu Kota diijinkan menggunakan kembali kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk kegiatan syiar Islam, umat langsung merespons. Sedikitnya puluhan ribu -bahkan diperkirakan bisa mencapai ratusan ribu- warga memadati sebagian besar sisi barat lapangan Medan Merdeka Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, Ahad (26/11/2017).

Mereka mengikuti acara keagamaan bertema “Tausiyah Kebangsaan” dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang diinisiasi Pemprov DKI.

Acara yang berlangsung setelah hujan mengguyur kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya, ini dimulai dengan shalat isya berjamaah. Acara dihadiri berbagai elemen masyarakat. Para tokoh pemerintah dan politik yang hadir antara lain Gubernur Anies Baswedan, Wagub Sandiaga Uno, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Shohibul Iman, Wakil Ketua DPRD Lulung Lunggana, dan banyak lagi.

Tokoh agama yang hadir di antaranya Pembina Majelis Rasulullah SAW Al Habib Muhammad Albagir bin Yahya, Pembina Majelis Nurul Mustafa Al Habib Abdulloh bin Ja’far Assegaf, Ulama Betawi KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’ie, serta ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

Wagub Sandi dalam sambutannya menyampaikan, hari Ahad, 26 November 2017 menandakan dimulainya keagamaan maupun kebudayaan di kawasan lapangan Medan Merdeka Monas.

“Mulai hari ini Monas mulai dipergunakan untuk kegiatan keagamaan,” ujar Sandi di atas panggung utama disambut apresiasi hangat dari para peserta acara yang sebagian besar duduk lesehan.

Menariknya pula, gelaran yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam ini terlihat ada kemiripan dengan Aksi Bela Islam III (Aksi 212).

Misalnya, dalam hal pengaturan lokasi. Selain sama-sama bertempat di sisi barat Monas -panggung utamanya, pada acara ini jamaah pria dan wanita ditempatkan terpisah. Kemudian, begitu acara berakhir, yel yel “Aksi Bela Islam” langsung dilantunkan sebagian peserta acara.

Pekan depan, di lapangan Medan Merdeka Monas akan digelar acara Reuni 212 untuk memperingati setahun Aksi 212. (sumber: hidayatullah)

Serangan Brutal di Mesjid Sinai, Mesir

mesjid-sinai-dibom

Innalillaah, Mesir darurat! Sedikitnya 235 orang dan ratusan lainnya luka-luka akibat serangan brutal kelompok bersenjata di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, Mesir. Serangan ini terjadi usai jamaah melaksanakan shalat Jumat berjamaah, Jumat (24/11/2017).

Situs Aljazeera melaporkan, saat shalat Jumat berlangsung di sebuah masjid sufi di Bir al-Abed, Sinai Utara, empat kendaraan melaju ke masjid itu. Kelompok penyerang dilaporkan telah menanam bahan peledak dan melepaskan tembakan ke arah para jamaah.

Penutupan Konferensi Alumni Al-Azhar Mesir 2017

alumni-alazhar-2017

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menutup Konferensi Internasional dan Multaqa IV Alumni Al Azhar di Islamic Center NTB pada Kamis (19/10) sore.

Konferensi Internasional dan Multaqa Nasional IV Alumni Al-Azhar Mesir di Indonesia berlangsung selama tiga hari, mulai 17 Oktober 2017 sampai 19 Oktober 2017.

Presiden didamping Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi dan Prof Quraish Shihab, menutup resmi kegiatan tersebut. (sumber: Humas Pemprov NTB/ROL)