Kategori: Sahabat

Abdullah ibn Ma’sud, Sosok Paling Dekat dengan Karakter Nabi

Abdullah bin Mas’ud menerima pelatihan unik di rumah Nabi. Lelaki itu meneladani berbagai kebiasaan Rasulullah. Banyak orang mengenal Abdullah sebagai sosok paling dekat dengan karakter Nabi. Oleh karena itu, dia adalah orang yang paling berpengetahuan tentang Syariah.

Tidak ada yang bisa menggambarkan hal ini lebih baik daripada cerita tentang orang yang datang ke Umar bin Khattab saat berdiri di dataran Arafah dan berkata:

Zaid Bin Tsabit Kuasai Bahasa Ibrani

Rasulullah kagum dengan kemampuan menulis dan menghafal Zaid bin Tsabit.
Rasul memintanya untuk mempelajari tulisan orang Yahudi.

Dia pun menaati perintahnya. Zaid menguasai bahasa Ibrani, baik lisan maupun tulisan. Dia mampu menerjemahkan kata-kata Rasulullah ketika ingin berkomunikasi dengan orang Yahudi, baik saat berpidato maupun berbentuk surat.

4 Panglima Perang Muslim Terbaik

Sejak lahirnya Islam di awal abad ke 7 Masehi, telah terjadi peperangan yang tak terhitung jumlahnya yang melibatkan komandan yang berjuang untuk memperluas agama di seluruh dunia.

Saat tentara Islam pindah ke Eropa, hasilnya berabad-abad konflik. Selama rentang waktu ini, ada banyak pemimpin perang yang patut diperhatikan. Berikut 4 panglima perang Islam yang terkenal dengan kehebatannya.

Bahkan Malaikat pun Memuji Sahabat yang Satu Ini

Ada hal yang menarik ketika perang Uhud terjadi. Dalam peristiwa itu, Jibril memuji keberanian Ali ra. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Seungguhnya Ali adalah bagianku dan aku bagian dari Ali”. Ucapan Beliau itu menunjukkan sempurnanya kesatuan, dan Jibril berkata, “Aku dari kalian berdua.” (Qurratul Uyun).

Dikisahkan dari Buku yang berjudul “Himpunan Fadhilah Amal” karya Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandahlawi Rah.a., bahwa Jibril memuji Ali ra karena selama pertempuran ia begitu melindungi Rasulullah dari serangan orang-orang kafir.

Ibnu Abbas: Jangan Ada Rasa Malu dan Sombong dalam Menuntut Ilmu

Abdullah bin Abbas ra dijuluki Hibrul-Umamah dan Bahrul-Ulum pada masanya. Sebab, ia terkenal akan semangatnya dalam mencari ilmu. Tidak ada rasa malu dan sombong dalam diri Ibnu Abbas ra ketika menuntut ilmu sehingga ia memiliki kedudukan yang istimewa di mata para sahabat.

Abdullah Umar ra berkata, “ Orang yang paling istimewa mengetahui Asbabun-Nuzul adalah abdullah bin Abbas.” Selain itu Umar ra telah menempatkan Abdullah bin Abbas di deretan alim ulama terkemuka.