indu Keadilan, 300 Warga India Ingin Masuk Islam
Ratusan penganut Hindu dari Dalit Valmiki di Rampur, kasta terendah dalam kasta sosial India, berikrar siap untuk masuk Islam pada 14 April nanti. Ini merupakan bentuk kegusaran umat melihat diskriminasi yang terjadi di permukiman mereka.
Melihat Islam yang tidak mengenal kasta, sekitar 300 masyarakat dalit yang kesehariannya bekerja kasar, mulai penyapu jalanan dan membersihkan kotoran manusia, berikrar menginginkan Islam. Terlebih, saat ini diskriminasi terjadi lagi kepada mereka. Permukiman Dalit Valmiki terancam digusur untuk pengembangan pusat perbelanjaan.
‘Ini tak lebih dari sebulan setelah beberapa Dalit di Meerut memeluk Islam setelah mereka dilarang untuk masuk kuil,” seperti dalam laporan The Hindu, Jumat (10/4).
The Hindu melaporkan, ada sekitar 300 orang yang telah mengajukan petisi kepada gubernur setempat, Ram Naik, untuk mendengar keluhan mereka. Mereka menuding pemerintah abai, melarang memeluk Islam, tapi membiarkan mereka dalam kesengsaraan.
Tak lebih dari sebulan lalu, sekelompok Dalit memutuskan untuk memeluk Islam di Meerut. Ini lantaran disalah seorang anggota komunitasnya tidak diberi akses ke sebuah kuil terkemuka.
“Apa gunanya menjadi seorang Hindu dan memiliki benang suci ini di pergelangan tangan saya jika saya bahkan tidak bisa masuk kuil dan melakukan pemujaan,” ujar Shyam Singh, atau Azad seperti dilansir onislam (15/3).
Azad dan masyarakat Dalit Valmiki di desa Moga dari Meerut dilarang melakukan pemujaan di kuil terkemuka Valmiki November lalu. Pada waktu itu, imam masyarakat Yadav mengatakan kepada Dalit Valmiki bahwa mereka tidak memiliki hak untuk melakukan pemujaan (sumber: ROL)
Indeks Kabar
- Mualaf Center Indonesia Jambi Segera Dikukuhkan
- Pria Sydney Aniaya Muslimah Hamil dengan Brutal
- Forum Masjid Serantau Luncurkan Web FORSIMAS
- Pengadilan Eropa Larang Tes Orientasi Seksual Bagi Pencari Suaka
- Baznas Beri Perhatian Besar pada Program Pendidikan
- APII: Syiah Berani Anarkis karena Pemerintah Abaikan Hak Ahlussunah
- Zakir Naik: Bagi Muslim, Tentu Lebih Baik Memilih Pemimpin Seiman
- Kebencian Terhadap Islam dan Yahudi Meningkat di Jerman
- Indonesia Berduka, Tak Elok Rayakan Tahun Baru Berlebihan
- 1.279 Calhaj Undangan Raja Salman Tiba di Makkah
-
Indeks Terbaru
- OKI Adakan Pertemuan Darurat Membahas Sudan, Militer Setuju Gencatan Senjata Seminggu
- Yusuf Masuk Islam Setelah Temukan Alquran di Stadion Old Trafford
- Pelaku Penembakan Kantor MUI Tewas, Sebelumnya Incar Ketua Umum dan Mengaku Nabi
- Viral Video Protes Suara Bising di Masjid, Kakek Australia Ini Malah Masuk Islam
- Pelaku Penembakan Kantor MUI Tewas, Sebelumnya Incar Ketua Umum dan Mengaku Nabi
- Mualaf Fano, Dulu Benci dan Caci Maki Adzan Tapi Kini Malah Merindukan Kemerduannya
- Kantor MUI Ditembak, Sejumlah Staf Jadi Korban
- Terpikat Makna 2 Surat Alquran, Mualaf Nathalia: Saya Temukan Konsistensi dalam Islam
- Sebut Homo itu Haram, Seorang Bocah Muslim Dijemput Paksa Polisi
- Adzan Pikat Tiktoker Filipina Hingga Akhirnya Ucap Dua Kalimat Syahadat
Leave a Reply