Kategori: Kabar

Lembaga Kemanusiaan Harus Bayar Pungli Rp 80 Juta per Truk untuk Masuk Gaza

Sebuah badan kemanusiaan internasional yang pernah menyalurkan bantuan darurat dalam perang, kelaparan dan gempa bumi di seluruh Timur Tengah diharuskan membayar 5.000 dolar AS (setara Rp 80 juta) per truk kepada sebuah perusahaan yang terkait dengan Badan Intelijen Umum Mesir (GIS) untuk memasukkan bantuan ke Gaza.

Badan amal tersebut, yang tidak ingin disebutkan namanya untuk menghindari penghalangan terhadap upaya bantuannya di Gaza, berbicara kepada Middle East Eye dengan kemarahan karena harus membayar suap kepada agen terkait dengan negara.

Pemerintah Mumbai Robohkan Puluhan Toko Milik Muslim

Pihak berwenang di ibukota Mumbai, India telah menggusur beberapa toko milik Muslim setelah adanya pertikaian religius akibat peresmian kuil baru di atas bekas masjid. Kuil baru tersebut pada pekan ini diresmikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Bentrokan kecil terjadi pada hari Minggu di beberapa bagian Mumbai, termasuk satu insiden di mana umat Hindu yang meneriakkan slogan-slogan keagamaan melewati lingkungan Muslim di pinggiran kota.

Sudah 380 Masjid Dihancurkan ‘Israel’ di Gaza

Tentara penjajah “Israel” telah menghancurkan 380 masjid dan tiga gereja di Gaza sejak awal agresinya pada 7 Oktober lalu, lapor Kantor Media Pemerintah di Jalur Gaza pada Jumat (12/01/2024).

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat agresi di wilayah tersebut telah meningkat menjadi 23.469 orang yang gugur dan 59.604 orang terluka.

Seorang Imam Masjid di Amerika Serikat Wafat Usai Ditembak

Seorang imam masjid di Newark, negara bagian New Jersey, Amerika Serikat, menghembuskan nafas terakhirnya usai ditembak orang tak dikenal, lapor pihak berwenang setempat.

Jaksa Agung New Jersey Matt Platkin mengatakan pada hari Rabu bahwa kematian Imam Hassan Sharif akan dirasakan di seluruh negara bagian dan kota, dan menambahkan bahwa tidak ada bukti yang mengindikasikan bahwa penembakan tersebut dilatarbelakangi oleh bias anti-Muslim.

Politisi Thailand Sahkan Rancangan Perkawinan Sesama Jenis

Politisi Thailand kemarin menyetujui empat rancangan undang-undang yang memperbolehkan pernikahan sesama jenis, sehingga negara tersebut akan ‘melegalkan’ praktik menyimpang Gay, Lesbian, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Kelompok aktivis hak asasi manusia sebelumnya menyatakan bahwa lembaga konstitusi dan hukum Thailand masih melakukan diskriminasi terhadap kelompok tersebut.