Kategori: Kabar

Sejarawan Menyebut “UU Negara Bangsa” ’Israel’ Rasis

Para analis mengecam undang-undang “Negara-Bangsa” ‘Israel’ dan mengatakan keputusan itu memberikan pukulan serius karena menempatkan identitas Yahudi di depan prinsip-prinsip demokrasi bangsa sementara membuat warga Arab dan Baitul Maqdis “orang asing permanen”.

Undang-undang apratheid ini akan memulai proses jangka panjang yang akan mengikis hak dan status warga Muslim dan Kristen Arab ‘Israel’, menurut para kritikus sebagaimana dikutip Aljazeera.

Setelah Muslim Xinjiang, Rezim Komunis Cina Juga Tindas Muslim Hui

Pemerintahan Partai Komunis China melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun belajar dan menjalankan agama di Linxia, kawasan mayoritas muslim di sebelah barat China. Warga setempat menyebut upaya itu sengaja dilakukan pemerintah untuk menghapus Islam dari Linxia.

Sejumlah masjid dengan kubah berwarna hijau masih menghiasi langit di kawasan yang dikenal dengan ‘Makkah Kecil’ itu namun pemerintah setempat kini memberlakukan sejumlah aturan terhadap warga muslim China di sana.

Dunia Mengecam UU “Negara Yahudi” yang Kucilkan Warga Palestina

Para pemimpin dunia mengutuk Parleman ‘Israel’ karena mengesahkan yang menetapkan ‘Israel’ sebagai ‘Negara Bangsa Yahudi’ pada hari Kamis dan mengucilkan status bangsa Arab dan Palestina.

“Semua rancangan undang-undang yang ‘Israel’ berusaha berlakukan secara paksa batal dan takkan memberi keabsahan buat pendudukan ‘Israel’,” kata Liga Arab dikutip Xinhua.

Komunis China Memotong Rok Wanita Uighur di Tengah Jalanan

Penindasan kelompok etnis Islam Uighur tidak pernah berhenti. Taiwannews baru-baru ini merilis foto-foto dari Xinjiang, dimana otoritas kepolisian China dan kader Komunis di wilayah itu memberlakukan ‘kode pakaian’ kepada pada wanita Uighur.

China mengklaim bahwa ancaman ekstremisme Islam di wilayah Asia tengah, yang juga dikenal sebagai Turkestan Timur, telah membuat tindakan otoriter, seperti melarang perempuan Uighur mengenakan gaun panjang.

Muslim Indonesia: Jerman Terapkan Nilai-Nilai Islam

Negara seperti Jerman tanpa disadari ternyata juga menerapkan nilai-nilai islami. Berbagai macam nilai seperti kejujuran, kerendahan hati, dan kedisiplinan justru ditemui di negara Eropa yang menganut paham sekuler ini.

“Nilai-nilai Islam dipraktekkan sangat baik di sini, walaupun Jerman bukan negara Islam,” ujar Dosen Filsafat Universitas Paramadina Jakarta, Zainul Maarif, saat berdialog dengan Direktur Kebijakan Hubungan Penelitian-Akademik dan Kebijakan Hubungan Budaya Kementerian Luar Negeri Jerman, Heldrun Tempel, Selasa (17/7).